•Juni 3, 2008 •
Tinggalkan sebuah Komentar

Seru Dengan Pedasnya
Batam- Lelaki berperawakan tegap, rambutnya cepak menyapa ramah kepada penulis
saat mendekat ke gerobak rujaknya yang ada tulisan “Rujak Cingur Asli”, Selasa (3/6)
sore itu. ” Silahkan mas, silahkan duduk dulu,” sambutnya ramah sambil terus
mengulek bumbu rujaknya yang dipesan pelanggannya. Penulis pun bersama seorang
kawan memilih duduk di sudut sebelah kiri. Di sebelah meja kami sudah ada dua
wanita paruh baya dengan dandanan mewah tapi kasual, tampak menikmati rujak
cingur sambil bercengkrama santai.
Lanjutkan membaca ‘Rujak Cingur Batam’
Ditulis dalam Pantai Bawean
•Mei 17, 2008 •
Tinggalkan sebuah Komentar
Uji Kemampuan Akuntansi Lewat Permainan
– Akuntansi selalu identik dengan sesuatu yang kaku dan angka-angka yang rumit. Tapi akuntansi bisa juga menjadi sesuatu yang menarik jika dikemas dalam lomba. Universitas Internasional Batam (UIB) menggelar lomba Math Accounting Fun Games di Kampus UIB, Ahad (11/5) kemarin.
Penanggungjawab lomba, Sri Ruwanti mengatakan, lomba akuntansi ini digelar pertama kali di UIB. Tujuannya, selain mengasah kemampuan dan keahlian mahasiswa akuntansi, juga untuk persiapan mengikuti kompetisi di level yang lebih tinggi. “Pesertanya 19 tim. Semuanya mahasiswa akuntansi UIB,” kata Wanti sela-sela lomba.
Lanjutkan membaca ‘Kompetisi Akutansi UIB’
Ditulis dalam Pantai Bawean
•Mei 14, 2008 •
& Komentar

Kampung Boyan, dari Jodoh ke Seipanas
Meski Berganti Nama, Kampung Boyan Tetap Disebut
Meski tak lagi berbekas, Kampung Boyan yang berdiri di Jodoh empat dasawarsa lalu, tetap dikenang. Bahkan, saat perkampungan itu pindah ke Seipanas dan berganti nama Baloi Harapan II, tahun 1987 lalu, nama Kampung Boyan tak lekang dimakan waktu. Bagaimana sejarah perkampungan orang Bawean itu?
=======================
Lokasi pertama Kampung Boyan di Jodoh, kini tak lagi berbekas. Tanah rawa yang dibuka untuk perkampungan di tahun 1969 silam, itu kini berganti gedung perkantoran dan pusat bisnis, di jalan Imam Bonjol, seberang Hotel Harmoni.
Lanjutkan membaca ‘Kampung Bawean Batam’
Ditulis dalam Pantai Bawean
•April 30, 2008 •
1 Komentar

Rabu, 30 Apr 2008,
Happy Hour Pindah Rabu
Ada fenomena baru di panggung dunia gemerlap (dugem). Biasanya, Sabtu malam menjadi hari favorit. Tapi, kini, diskotek dan karaoke justru lebih heboh pada Rabu. Alasannya bermacam-macam. Ada yang menghindari razia narkoba, live music, hingga girls party.
SUDAH lima tahun Taufik akrab dengan suara house music dan minuman beralkohol. Pria asal Malang itu bisa disebut dugemers (penikmat dugem) sejati. Dalam seminggu, dia bisa dua kali pergi ke diskotek.
Namanya saja sudah cinta mati. Uang tak jadi ukuran. Sekali dugem, dia bisa menghabiskan Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta untuk tiket masuk dan minuman sekelas Martell atau Chivas Regal. Dalam sebulan, sedikitnya dia menganggarkan Rp 2 juta.
Lanjutkan membaca ‘Dugem Surabaya’
Ditulis dalam Pantai Bawean
•April 30, 2008 •
Tinggalkan sebuah Komentar
Sabtu, 19 Apr 2008
Jaksa Tak Akan Salah Lagi
PN Siap Terima Dakwaan (Baru) Zainal
GRESIK - Pembebasan Pengadilan Negeri (PN) Gresik untuk terdakwa kasus dugaan korupsi proyek reklamasi Pantai Sangkapura, Bawean, Zainal Arifin membuat Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik terpukul. Tak mau berlama-lama atau mengulang kesalahan, kejari siap mengirim lagi dakwaan terhadap Zainal.
Lanjutkan membaca ‘Kasus Korupsi Bawean’
Ditulis dalam Pantai Bawean
•April 24, 2008 •
Tinggalkan sebuah Komentar
Yang Bajakan Lebih Mahal
Foto : R Yusuf Hidayat
BATAM (BP) - Nasib penulis sepertinya bakal sama dengan artis dan sutradara yang lagu dan filmnya digandakan (bajak). Setelah bersusah payah menyuguhkan karya-karya fenomenal agar masyarakat tertarik untuk membacanya, mereka justru malah harus gigit jari lantaran royaltinya “dicuri” pembajak.
Novel berjudul Ketika Cinta Bertasbih episode II karya penulis ternama Habiburahman El Shirazy, rupanya cuma satu dari sekian banyak novel populer yang dipalsukan dan beredar luas di Batam. Sebelumnya, novel fenomenal Habiburahman bertajuk Ayat-ayat Cinta dan Laskar Pelangi karya Andrea Hirata juga dibajak.
Bahkan, serial komik yang sedang digandrungi remaja, Detektif Conan karya Aoyama Ghoso dan Naruto karya Masashi Kishimoto tak luput dari pemalsuan. “Kasihan penulisnya. Sudah capek-capek buat, eh malah dibajak. Kondisi seperti ini bisa membuat mereka malas berkarya,” kata Agus Budi Nugroho, Store Manager Toko Buku Gramedia DC Mall, Jodoh, Selasa (22/4).
Lanjutkan membaca ‘Buku Laris Marak Dibajak’
Ditulis dalam Pantai Bawean
•April 24, 2008 •
Tinggalkan sebuah Komentar


Foto : R Yusuf Hidayat
Kecewa, Konsumen Kembalikan Novel Kang Abik
BATAM (BP) - Warga Batam penggemar karya penulis ternama Habiburahman El Shirazy mengaku kecewa. Novel berjudul Ketika Cinta Bertasbih (KCB) yang mereka beli berbeda jauh dengan cetakan aslinya.
Seperti yang diakui Faiza, warga Batam Center. Novel karya Kang Abik itu, yang ia beli di salah satu konter penjualan buku di Nagoya Hill, beberapa hari lalu, ternyata hasil tiruan. “Tak jelas, amburadul,” katanya, kemarin.
Novel yang ditunjukkan Faiza memang terlihat kacau. Selain tulisan dan gambarnya buram, sampul dan jenis kertas novel sangat berbeda bila dibandingkan dengan aslinya. Nomor halaman juga tidak teratur. Ada yang bertukar tempat, ada yang hilang, dan sebagian nomor halaman terulang sampai beberapa kali. Meski baru dibeli, beberapa lembaran kertas novel sudah lepas dari tempelannya.
Faiza memastikan, novel tersebut merupakan novel bajakan. Karenanya, Faiza memilih mengembalikan novel yang dibelinya seharga Rp65 ribu itu.
Lanjutkan membaca ‘Ketika Cinta Bertasbih#2 Dibajak’
Ditulis dalam Pantai Bawean
•April 16, 2008 •
Tinggalkan sebuah Komentar
Selasa, 15 Apr 2008
Korban Longsor Tolak Relokasi Pemkab
Bupati Bantu Rp 15 Juta
GRESIK – Warga korban tanah longsor di Pulau Bawean menolak konsep relokasi Pemkab Gresik ke lahan milik pemerintah di kawasan Bukit Gandaria, Desa Balikterus, Kecamatan Sangkapura. Mereka minta direlokasi ke Dusun Kampong Tengah Candi II, Desa Paromaan, Kecamatan Tambak.
Lanjutkan membaca ‘Korban Longsor Tolak Relokasi Pemkab’
Ditulis dalam Pantai Bawean
•April 16, 2008 •
Tinggalkan sebuah Komentar
abu, 16 Apr 2008
Hakim Bebaskan Terdakwa Korupsi
Akibat Jaksa Keliru Nama Objek Hukum
GRESIK – Tragedi demi tragedi mewarnai proses hukum kasus dugaan korupsi proyek reklamasi Pantai Sangkapura, Pulau Bawean. Setelah mengalihkan status empat tersangka dari tahanan rutan ke tahanan kota, hakim PN Gresik kemarin (15/4) membebaskan terdakwa Zainal Arifin. Alasannya, dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) tidak cermat.
Lanjutkan membaca ‘Hakim Bebaskan Terdakwa Korupsi’
Ditulis dalam Pantai Bawean
•April 15, 2008 •
Tinggalkan sebuah Komentar

Alon alon Sangkapoera, sejak lama sudah dijadikan pusat acara warga Bawean, terutama warga Kecamatan Sangkapura. Dari upacara tujuh belasan, pagelaran seni dan budaya, peringatan hari besar agama islam, kegiatan partai politik sampai sepak bola. Namun, sekarang lapangan sepak bola sudah pindah ke Desa Sungai Teluk, kira-kira 1000 meter dari alon alon sangkapoera.
Lanjutkan membaca ‘Alon alon Sangkapoera’
Ditulis dalam Pantai Bawean
komentar