Korupsi Reklamasi Bawean

Kamis, 27 Mar 2008
5 Terdakwa Hadapi 15 Jaksa

GRESIK – Penyidikan tiga tahun sejak 2005 akhirnya sampai juga ke meja hijau. Kasus dugaan korupsi proyek reklamasi Pantai Sangkapura, Pulau Bawean, senilai Rp 1,2 miliar mulai disidangkan hari ini di Pengadilan Negeri Gresik. Lima terdakwa akan berhadapan dengan 15 jaksa.

 

Sidang perdana bakal diawali dengan pembacaan dakwaan oleh jaksa penuntut umum (JPU). Kejari Gresik mengerahkan 15 jaksa untuk menangani kasus tersebut. Setiap terdakwa akan menghadapi dakwaan dari tiga jaksa.

Menurut rencana, majelis hakim kasus tersebut akan menyidang terdakwa Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Pertambangan, dan Energi (LHPE) Soemarsono. Selanjutnya, majelis yang terdiri atas ketua, yakni Eddy Kir Byantoro, dan dua anggota, Moch. Hasyim dan Joedi Prayitno, itu mengadili Kasubdin Kelistrikan LHPE Zaenal Arifin. Berikutnya, giliran mantan Kasubag Tata Usaha LHPE Siti Kuntjarni. Lantas, Direktur CV Kebangkitan Bangsa Buang Idang Guntur dan Direktur CV Daun Jaya Sihabuddin.

Ketua PN Gresik Sudiwardono mengatakan, majelis hakim terdiri atas tiga orang untuk menghindari perbedaan persepsi. “Sehingga, ada kepastian hukum. Majelis kan independen. Kalau beda majelis, dikhawatirkan tidak sinkron,” katanya. (yad/roz)

~ oleh esont pada Maret 27, 2008.

2 Tanggapan to “Korupsi Reklamasi Bawean”

  1. Salam kenal

  2. AIR oreng nape? domisili enape mengken?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: