Menjenguk Para Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Reklamasi di Rutan Cerme (2)

Sabtu, 15 Mar 2008
Menjenguk Para Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Reklamasi di Rutan Cerme (2)

Sihabuddin Puasa Daud, Buang Gemar Membaca
Hidup di tahanan memang hal baru bagi para tersangka kasus dugaan korupsi reklamasi Pantai Sangkapura. Mereka punya kiat masing-masing untuk beradaptasi maupun mengisi waktu di Rutan Cerme.

 

CHUSNUL CAHYADI, Gresik

WAJAH Sihabuddin terlihat lebih segar. Direktur CV Daun Jayaitu kini jadi satu di antara 270 penghuni Rutan Cerme. Namun, ada yang berbeda pada dirinya jika dibandingkan dengan tahanan maupun narapidana lain. Sihabuddin rajin beribadah.

Penghuni lain melihat dia selalu rajin salat lima waktu, salat malam, maupun berpuasa Senin dan Kamis.Sihabuddin menyatakan, semua kebiasaan tersebut bukan hal baru. Sejak sebelum ditahan, aktivitas ibadah itu jadi kebiasaan.

Namun, ada juga kebiasaan baru dia, yakni berpuasa ala Nabi Daud. Sehari berpuasa, sehari tidak. Ibadah tersebut baru dilakukan sekitardua pekan, tepatnya sejak Sihabuddin masuk ke Rutan Cerme sebagai tahanan Kejaksaan Negeri Gresik.

“Lihat! Badannya lebih segar. Perutnya tidak membuncit,” seloroh Kadin Lingkungan Hidup Soemarsono, yang duduk di sampingkiri Sihabuddin di ruang besuk rutan Kamis (13/3). Sihabuddin hanya tersenyum sambil memegangi perutnya.

Sihabuddin, Soemarsono, Buang Idang Guntur, dan Zaenal Arifin ditahan terkait kasus yang sama. Mereka diduga terlibat kasus dugaan korupsi proyek reklamasi Pantai Sangkapura, Pulau Bawean, senilai Rp 1,2 miliar dari APBD Gresik Tahun 2003.

Sihabuddin dan Buang Idang Guntur juga suka membaca. Di dalam rutan, mereka menghabiskanwaktu untuk membaca. Keluarga pun mengirimi Sihabuddin majalah. “Kan di sini tidak banyak pekerjaan. Mending buat membaca,” ujarnya.

Hanya, Buang Idang Guntur menyukai berita-berita olahraga, terutama dari koran. Buang memang dikenal sebagai salah seorang pengurus organisasi olahraga. Meski gaya bicaranya terkadang meledak-ledak, Buang dikenal sangat ramah pada kolega dan keluarganya. “Sebentarlah. Jangan buru-buru pulang,” katanya ketika rombongan penjenguk berpamitan karena petugas rutan memperingatkan besuk 60 menit habis.

Di dalam rutan, Buang juga menjaga kondisi kesehatannya dengan pola makan yang selektif. Sebab, seperti kata penasihat hukumnya, dia punya penyakit diabetes dan darah tinggi. Apalagi di Rutan Cerme belum ada dokter khusus. (roz-habis)

~ oleh esont pada Maret 27, 2008.

Satu Tanggapan to “Menjenguk Para Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Reklamasi di Rutan Cerme (2)”

  1. Kami adalah satu-satunya perusahan ijuk yang siap menyedikan ijuk dalam jumlah besar terutama untuk bahan matrial di antaranya
    1. Tali ijuk (tali pengikat yang terbuat dari ijuk) tali ijuk banyak digunakan untuk mengikat bamboo dll,
    Diantaranya pemaka tali ijuk dari perusahaan kami adalah pembuatan rakit bamboo pada proyek reklamasi pantai untuk pltu labuan banten oleh PT Wijaya Karya (wika) dengan pelaksana PT. Panca duta (pandu)
    2. Ijuk resapan, ijuk kasar, ijuk pengisi septy thank
    3. Ijuk atap, ijuk lembar, ijuk kakab, ijuk lidi
    Jika Bapak memerlukannya bias menghubungi saya di no 085224030304/0265-7000503
    Untuk info lebih lengkap bias mengunjungi situs kami di http://WWW.ijukeksport.co.nr

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: