Buku Laris Marak Dibajak

Yang Bajakan Lebih Mahal
Foto : R Yusuf Hidayat
buku-buku yang dibajak
BATAM (BP) – Nasib penulis sepertinya bakal sama dengan artis dan sutradara yang lagu dan filmnya digandakan (bajak). Setelah bersusah payah menyuguhkan karya-karya fenomenal agar masyarakat tertarik untuk membacanya, mereka justru malah harus gigit jari lantaran royaltinya “dicuri” pembajak.

  • Novel berjudul Ketika Cinta Bertasbih episode II karya penulis ternama Habiburahman El Shirazy, rupanya cuma satu dari sekian banyak novel populer yang dipalsukan dan beredar luas di Batam. Sebelumnya, novel fenomenal Habiburahman bertajuk Ayat-ayat Cinta dan Laskar Pelangi karya Andrea Hirata juga dibajak.

    Bahkan, serial komik yang sedang digandrungi remaja, Detektif Conan karya Aoyama Ghoso dan Naruto karya Masashi Kishimoto tak luput dari pemalsuan. “Kasihan penulisnya. Sudah capek-capek buat, eh malah dibajak. Kondisi seperti ini bisa membuat mereka malas berkarya,” kata Agus Budi Nugroho, Store Manager Toko Buku Gramedia DC Mall, Jodoh, Selasa (22/4).

    Menurutnya, salah satu alasan mengapa setahun belakangan warga Batam mulai gemar membaca, lantaran karya-karya yang dihasilkan penulis tanah air sangat bagus. Beberapa judul bahkan masuk kategori fenomenal. Layaknya film dan lagu, para pembajak juga menggandakan buku-buku best seller. Uniknya, harga buku bajakan yang beredar di Batam justru lebih mahal ketimbang aslinya.

    Novel Ketika Cinta Bertasbih bajakan misalnya, saat ini diperdagangkan seharga Rp65 ribu. Padahal, novel aslinya cuma Rp49.500 saja. Sepintas, agak sulit membedakan mana novel asli dan palsu. Namun jika diperhatikan, perbedaannya cukup mencolok. Sampul Novel Ketika Cinta Bertasbih asli lebih terang dan huruf judulnya timbul, sedangkan yang palsu tidak.

    Di halaman partama novel asli, terdapat stampel warna merah, sedangkan yang palsu stampel hitam. “Yang asli ada hologram penerbit, yang palsu tidak ada,” tukas Agus.

    Kasus peredaran buku bajakan mulai mendapat perhatian dari polisi. Kapolsek Batuampar AKP Afrisal yang menerima laporan buku bajakan dari para wartawan mengaku akan segera mendak lanjutinya. Afrisal mengaku terkejut begitu mengetahui di wilayah hukumnya terjadi peredaran novel bajakan tersebut. (ros)

  • ~ oleh esont pada April 24, 2008.

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

     
    %d blogger menyukai ini: