Es Kutub Utara Terancam

Kutub Utara Terancam tanpa Es

Dikhawatirkan Mencair pada Puncak Musim Panas Ini

WASHINGTON – Kutub utara tak selalu identik dengan daratan beku, rupanya. Beberapa ilmuwan memperkirakan, meski singkat, ada saat ketika kutub utara tanpa es musim panas ini.

“Peluangnya 50-50. Kondisi cuaca dan lautan dalam beberapa pekan mendatang menentukan seberapa banyak es yang meleleh. Yang jelas, pertanda awalnya tidak bagus,” kata Mark Serreze, ilmuwan es yang juga peneliti senior di Pusat Data Es dan Salju Nasional, Universitas Colorado, di Boulder, Colorado, Amerika Serikat (AS).
Serreze mengaitkan kondisi itu dengan pemanasan global yang memang dianggap telah melelehkan lapisan es di daratan Artik tersebut puluhan tahun terakhir. “Lapisan es yang menutupi daratan kutub utara saat ini sangat tipis sehingga mungkin saja lapisan es itu meleleh habis musim panas ini,” paparnya.

Kalau perkiraan tersebut benar, itu akan menjadi yang pertama sepanjang sejarah. Pertama? Bukankah banyak ilmuwan yakin kutub utara pernah meleleh sebelumnya? “Memang, tapi tidak pada masa modern,” tegas Serreze.

Dalam tulisannya yang dimuat situs surat kabar terbitan London The Independent edisi Jumat (27/6), Serreze khawatir lautan es Arktika bisa saja benar-benar terbelah di kutub utara sehingga kapal bisa berlayar di puncak dunia yang mestinya beku tersebut. ”Secara simbolis, ini luar biasa penting. Seharusnya, yang ada di kutub utara es, bukan air,” katanya.

Sepanjang yang pernah dilihat manusia, lanjut Serreze, tak tampak tanah di kutub utara. Yang terlihat hanya bongkahan es raksasa yang tak pernah meleleh sepanjang tahun. Namun, para ilmuwan telah menyaksikan lautan es Arktika meleleh kian cepat dari tahun ke tahun. Belakangan, tiap kali musim panas tiba, para peneliti melihat lapisan es di benua beku itu makin tipis.

Saat musim dingin tiba, memang terbentuk lapisan es baru. “Namun, lapisan ini juga tak cukup tebal sehingga langsung meleleh habis saat musim panas berikutnya datang,” tambahnya.

Beberapa tahun terakhir, serangkaian studi memperkirakan, kutub utara mungkin akan kehabisan es dalam beberapa puluh tahun mendatang. Sebuah studi yang dirilis pada 10 Juni menyebutkan, daya mencair es di kutub utara yang demikian cepat bisa mengancam wilayah sekitarnya.

Musim panas tahun lalu, pencairan es Laut Arktika juga mencatat rekor. Yakni, menyusut lebih dari 30 persen daripada biasanya. Di sekitar puncak pencairan pada September, suhu udara di atas daratan sebelah barat Arktika tercatat naik lebih dari 2 derajat Celsius dibandingkan rata-rata suhu pada 1978-2006. (AFP/Chinadaily/dia/soe)

~ oleh esont pada Juli 1, 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: