Warung Makan Bawean Hadir Di Batam


Warung Boyan Hadir Di Batam

“Akhirnya…la tak malarat pole nyare ngakan se’cocok (Akhirnya…sudah tidak sulit lagi mencari makanan yang cocok),” ungkap Iping (34) ketika kuajak makan siang di warung makan khas Bawean “Bebakaran Pondok Boyan-Jawa Timur, Rabu (17/7), kemarin. Iping baru saja turun (cuti) dari kapal di Singapura bersama seorang temannya, Madias, Kapten sebuah kapal di Singapura.

Selama ini, memang belum pernah ada orang Bawean yang buka warung makan khas masakan Bawean. Pantas saja, orang Bawean seperti Iping yang sudah lama menetap di Batam merasa senang. Maklum, sejak kecil sudah terbiasa dengan masakan ibunya di kampung halamannya di Bengkosobung, Sangkapura. Apalagi sudah lama tidak mencicipi masakan kampungnya. Merantau ke Singapura sejak 1994, bekerja sebagai pelaut. Kini menetap di Batam. “Susah mencari masakan yang benar-benar mantap seperti di Bawean, beruntung ada yang jualan masakan Bawean sekarang” kata ayah dari Ali Afdhal Arifin (1 bulan) ini sambil menikmati ikan sapit dan kuah opor nangkanya.
Bebakaran Pondok Boyan- Jawa Timur berlokasi di Kampung Boyan, Sei Panas tepatnya di sebrang Puskesmas Sei Panas. Tak sulit untuk mencapai lokasi tersebut, karena berada di pinggir jalan. Kendaraan umum seperti metro trans jurusan Bengkong – Mukakuning pasti melewati warung ini.

Kapasitasnya lumayan luas, ada empat meja bulat dan dua meja lesehan yang ditempatkan sedikit lebih tinggi. jika duduk di lesehan seakan-akan ada di lantai dua. Dan lahan parkirnya lumayan luas, kira-kira tiga bus besar masih muat untuk parkir di sini.

Sejumlah menu khas Bawean tersedia di sini. Seperti Gherangasem, Paes-paes (pepes), Gedu-gedu (gado-gado) ala Mak Subeideh Sabeloar (Sangkapora), Jukok panggheng (bumbu bhuje cecenge & bumbu sapit), Sutu (Soto ayam) juga ala Mak Subeideh, Ajem Massak merah (Ayam masak merah), Rawon dan sejumlah menu Bawean lainnya. Bahkan martabak dan prata (roti canai) juga tersedia.

Sedangkan sayur khas Baweannya ada Opor nangka, Kella celok, Sambhel ghuring dan lainnya. Selain menu Bawean, juga tersedia masakan nusantara. Seperti ayam bakar , ayam penyet dan rendang tapi dengan cita rasa Bawean.

“Kami hadir di sini untuk memenuhi kerinduan warga Bawean yang ada di Batam maupun yang sedang singgah di Batam,” ungkap pemilik Bebekaran Pondok Boyan Hayatunnufus (35) yang akrab dipanggil Tutun yang didampingi suaminya, Heri Supriyono (43).

Sejak hari pertama buka, Minggu (6/7), lalu, warga Bawean terutama yang ada di sekitar Kampung Boyan, Seipanas dan kawasan Bengkong sudah mulai ramai berkunjung. Menurut Tutun, tidak ada promosi khusus untuk mengundang warga Bawean di Batam.”Cuma dari mulut ke mulut saja,” ungkap Tutun menyakinkan. “Kami juga bisa menerima pesanan khusus untuk acara-acara besar,” timpal Heri yang sejak tadi jadi pendengar.

Lalu bagaimana dengan ketersediaan bumbunya? Diakui Tutun, memang agak sulit menemukan bumbu yang lengkap seperti di Bawean. Karena kebutuhan bumbu dan bahan baku yang lain masih banyak bergantung ke daerah lain seperti Jawa dan Sumatera. Bahan bumbu seperti keluwak, masoji dan bumbu yang sulit didapatkan disini terpaksa import dari Bawean.” Kalau gak begini, rasa khas Baweannya pasti berubah,” jelasnya.
<

Bulan ramadhan yang sebentar lagi akan tiba, Pondok Boyan ini juga akan menyediakan jajanan puasa, seperti serabi (telur, kuah dan nangka), paes-paes ubi kayu, polor-polor, epok-epok, koncok-koncok. “Setiap hari menu Baweannya diganti-ganti, biar pelanggan tidak bosan,” tukas pasangan yang telah tujuh tahun bisnis buka warung makan di Bawean ini berpromosi. (Esont)***

~ oleh esont pada Juli 17, 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: