Lapter Bawean Di-Mark Up

[ Selasa, 29 Juli 2008 ]
Gati Rugi Lapter Di-Mark Up

GRESIK – Ganti rugi untuk petani penggarap lahan yang akan dijadikan lapangan terbang (lapter) di Bawean diduga di-mark up. LSM Environment Parliament Watch (EPW) menemukan data mencurigakan.

Dalam laporan pihak kecamatan kepada tim pembebasan tanah lapter, jumlah petani penggarap yang berhak menerima ganti rugi 91 orang. Namun, LSM EPW menemukan data lebih kecil. Yakni, hanya 71 orang.
Akibatnya, dana yang dikucurkan dari APBD 2006 sebesar Rp 550 juta terlampau banyak. Kelebihannya Rp 92.965.000.

“Data kami sangat valid. Seluruh warga yang menerima juga menyatakan besaran dana yang mereka terima. Kami menduga ada markup data dan anggaran ganti rugi itu,” kata Direktur EPW Sahar Sulur kemarin (28/7).

Bukan hanya itu. Di antara penerima ganti rugi tersebut, ternyata yang 19 orang bukan penggarap lahan milik negara tersebut. Artinya, ada belasan petani penggarap yang tidak menerima haknya. (wko/jpnn)

~ oleh esont pada Juli 29, 2008.

Satu Tanggapan to “Lapter Bawean Di-Mark Up”

  1. info yang menarikni… ayo bongkar kebobrokan yang ada demi bangsa ini..salam alaika akhi..kamma bekna..beraske..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: