Orang Bawean Di Bali (dedue)

Sering Akompol-kompol
Adat dan budaya memang tak mudah untuk ditinggalkan masyarakat Bawean, walaupun berada dari kampung halamannya. Seperti di warga Bawean di Bali, meskipun masih sedikit tapi berusaha untuk menjaga silaturrahmi antar orang Bawean. Setiap ada waktu senggang selalu berusaha berkumpul (akompol-kompol) di salah satu rumah orang Bawean. ” Biasanya bikin acara bakar-bakar ikan atau bakar se’e (sejenis kerang kecil), ngobrol sampai larut malam,” kata Juman lewat email yang dikirim, Kamis (21/8).

Masih kata Juman (42), dulu sering kumpul di rumah H Abdulrahman sebagai pemangku adat. Meskipun cuma acara “akompol-kompol” tapi bisa mengobati sedikit rasa rindu pada kampung halaman. Paling tidak bahasa Bawean masih dipraktekkan di Bali. Kadang-kadang membicarakan masa depan Bawean (tentu saja menurut pendapat-pendapat sendiri), bicara ngalor ngidul, ka berak ka temor (bicara semaunya) kata oreng Bhebhien.
<p><!–more–>Di Bawean sendiri akompol-kompol sudah lumrah, hampir setiap rumah mempunyai “Dhurung” seperti gazebo yang biasanya di tempatkan di depan rumah. Dhurung asal kata dari bahasa Jawa yang artinya belum, yang berarti sebelum masuk rumah singgah dulu di dhurung itu. Di dhurung inilah biasanya orang Bawean akompol-kompol. Materi pembicaraannya bermacam-macam, tak terbatas!
Kata Wewet (28), parajeka Sabedeje (Perjaka sawahdaya, Sangkapura) salah seorang Boyaness di Bali, yang dipercaya sebagai pemangku adat Bawean di Bali kini adalah Juman. “Dia yang dianggap bisa mengayomi orang Bawean di Bali,” ucap Wewet dari ponselnya. Menurut Juman, orang Bawean di Bali, khususnya di Denpasar baru 10 orang. Biasa berkumpul di di Jl Mekarsari 7,Banjar Alas Arum, Sesetan, Denpasar (rumah Juman).
<p>Di antara komunitas itu, ada teman sekelasku waktu sekolah di SMP dan SMA Muhammadiyah, Bawean. Namanya Zulkarnain, panggilannya “Zul” pemuda Lautsungai, Sangkapura, Bawean.<br />
Zul keturunan India, makanya hidungnya mancung seperti orang India. “Saya selalu ngumpul sama Juman dan Wewet di sini, bakar ikan dan main gitar,” katanya lewat ponsel.</p>
<p>Juman mengundang oreng Bhebhien yang singgah ke Bali untuk silaturrahmi ke rumahnya.” Dile kera kera bekna ato oreng2 bhebien se bede edimma dimma aken amaena ka Bali, jella la ebhekar aken se’e, (Kapan kira-kira ada waktu atau orang Bawean di mana saja singgah ke Bali, nanti saya bakarkan se’e,” katanya lewat email.</p>
<p>Selain bakar ikan setiap minggunya, Juman cs kerap mencari se’e (sejenis kerang kecil) di pantai kala bulan terang benderang (purnama). </p>
<p>Ternyata selain di Bali, di Lombok juga ada orang Bawean. Menurut Juman, orang Bawean di Lombok mencapai puluhan orang. Sesepuhnya Abdul Rasyad (alm), warga Lebak, Sangkapura. Keturunan india dan masih embahnya Zul. (esont)***
Keterangan Foto : (kiri-kanan) Juman beserta istri dan anak, M Besar, Wewet dan Zulkarnain
(Belakang) sedang makan se’e di rumah Juman.

~ oleh esont pada Agustus 23, 2008.

6 Tanggapan to “Orang Bawean Di Bali (dedue)”

  1. Hi..
    ‘Eson oreng bhebien’ juga yang tinggal di Denpasar.. selain saya juga ada 2 saudara saya yang tinggal menetap di sini sejak th 90-an… tapi kami ‘tak bisa ngocak bhebien’, sekedar ngerti aja kalo ada orang ngocak bhebien, maklum kami lahir dan dibesarkan di Ngawi.. Ortu kami asli Pudakit Timur – Sangkapura.
    saya berharap bisa ikut joint ‘akompol-kompol’

  2. silahkan hubungi juman..

  3. esont la pansiun deri denpasar, bali. juman ketua adat bawean di bali.

  4. yoi bro..mr juman la mentahbiskan diri sbg ketua adat bawean e bali. he he he..mantap!

  5. esn tk nyangka trnyata ebali bde kean orng bhebien,,,,

  6. aku dulu jg di bali skrg uda pinda di jw

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: