Lontong Kikil Surabaya


Asam Segar Lontong Kikil Surabaya

Batam- Rasanya asam tapi segar. Lontong kikil namanya. Kuliner yang satu ini tak asing lagi bagi orang Jawa Timur atau orang yang pernah tinggal atau jalan-jalan ke Surabaya. Kikilnya yang kenyal dan kuahnya yang segar menggodah lidah untuk menggoyangnya. Masakan berbahan kikil (otot dan kulit kaki sapi) ini diolah sedemikian rupa sebelum dimasak sehingga bulu dan baunya hilang. Dicuci berulang-ulang kali hingga bersih dan dibilas dengan air jeruk nipis.

Cara masaknya pun memakan waktu yang lumayan lama, “kira-kira tiga sampai empat jam, jika kikilnya agak alot, direbusnya sampai empuk” ungkap Ewi Astuti, 56, yang baru dua minggu menjual Lontong Kikil Surabaya di Pujasera Komplek Pasar Citra Puri, Tiban, Rabu (22/7) siang lalu.

Kikilnya yang sudah dipotong-potong dimasak bersama sejumlah rempah-rempah, seperti serai, daun jeruk, bawang putih. Sedangkan warna kuning kemerah-merahan kuahnya didapat dari kunyit.” Masaknya harus lama biar rempahnya meresap dan kikilnya jadi empuk,” kata juragan lontong kikil asal Jalan Demak Surabaya ini.

Lontong Kikil biasanya disajikan dengan lontong dan jeruk nipis, sedangkan sambalnya racikan dari cabe rawit dan bawang putih yang direbus. Tapi lontongnya bisa juga ditukar dengan nasi.

“Sekarang sudah bisa makan lontong kikil kapan saja kita mau, gak usah langsung ke Surabaya atau nunggu kiriman.” ujar Gafar (37), warga Batam Centre yang baru saja menyantap lontong kikilnya.

Ungkapan senang Gafar, rata-rata sama dengan warga jawa timur yang banyak tinggal di Batam. Masuk akal karena lontong kikil Ewi Astuti yang perdana di kota industri ini. (esont)***

~ oleh esont pada November 18, 2009.

2 Tanggapan to “Lontong Kikil Surabaya”

  1. aku lebih suka lontong kikilnya pakai kaki sapi…
    lebih lekker

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: