Plesiran dengan CouchSurfing di Singapura

Pijat, Pelukan, Akupuntur, Konsultasi, dan Ramalan Gratis

Sabrina (kanan) diramal di Free Market.

Plesiran ke Singapura bagi warga Batam, atau Kepri pada umumnya sudah biasa. Biasanya jika kita ke negeri Singa itu tak akan jauh-jauh dari Orchad Road, syurga belanjanya para shopaholic, atau menikmati beragam atraksi dan hiburan di Pulau Sentosa, atau berfoto ria di patung merlion dan gedung esplanade. Tempat-tempat tersebut memang menyenangkan, tapi tentu kita juga harus merogeh koceh dalam-dalam untuk menikmati semua itu.

 

Namun, plesiran dengan Couch Surfer Singapore (CSer Singapore) dijamin istimewa. Murah dan berpetualang yang tidak biasa. Couchsurfing adalah salah satu komunitas para petualang terbesar di dunia (www.couchsurfing.org). Khususnya untuk para backpacker atau traveller yang berbudget minim namun sangat ingin melakukan perjalanan baik di dalam negeri maupun ke luar negeri.

Konsepnya gampang, ketika backpacker mengunjungi kota kita, maka kita meluangkan waktu untuk sekadar memberikan informasi atau memberikan tempat tinggal untuk disinggahi, maka sebaliknya ketika kita mengunjungi kotanya, dia akan menolong sebisanya. Karena ada kata ”saling” dalam komunitas ini.

Walaupun identik dengan perjalanan hemat, namun CouchSurfing sendiri tidak melulu mengenai akomodasi, karena selain itu, justru kita bisa mendapatkan hal yang lebih daripada kata menginap gratis. Dengan CouchSurfing, kita akan bertemu dengan macam-macam orang dari berbagai budaya dan latar belakang.

Kita akan semakin banyak belajar dari pengalaman orang-orang yang kita temui. Dan hal yang terpenting, informasi yang kamu terima tentang suatu kota atau negara yang kamu kunjungi pasti lebih akurat.

Sabrina, anggota Couch Surfer (CS) Batam bersama kedua sepupunya, Fransisca, 28, dan Evelyn, 31, berpetualang ke Negeri Singa itu. Setibanya di Singapura, Sabrina langsung segera menuju terminal Mass Rapid Transit (MRT) untuk menemui Lai Peng, CSer Singapura yang pernah mengunjungi Batam. Anggota komunitas CS Batam dan CS Singapura ini, langsung memulai petualangannya setelah makan siang bersama.

Dari sekian banyak tempat yang dikunjungi, ada satu yang sangat berkesan. Namanya Free Market. Seperti bazaar kalau di Indonesia. ”Namanya juga sudah free yang artinya gratis, jadi kita bisa ambil apa saja yang kita suka dan membawanya pulang,” ujar Sabrina.

Wow! Mendengar kata gratis siapa yang tidak berminat? ”Selain ada pijat gratis10 menit, pelukan gratis, akupuntur gratis, konsultasi gratis, lukisan masa depan gratis, ada juga ramalan gratis dengan kartu tarot,” imbuhnya.

Tak terasa malampun segera tiba, China Town tujuan Sabrina untuk makan malam. ”Dekat dengan Apartemen Lai Peng, dan di sini kami bisa membeli oleh-oleh,” ucapnya. Karena keasikan membeli oleh-oleh, gak sadar uang tunai di kocek Sabrina tinggal beberapa belas dolar lagi. ”Untungnya di restoran itu bisa dibayar dengan kartu,” ungkapnya lega.

Sabrina cs berpose di China Town, salah satu tujuan wisata di Singapura.

Uang yang menipis gak jadi soal karena teman-teman CS Singapore nya ”meminjamkan” dolarnya untuk MRT dan bus hingga ke apartemennya Bob. CS Singapore yang bersedia jadi hostnya.

”Di rumah Bob, seperti rumah sendiri. dan paginya kami diberi ”pinjaman” 10 dolar Singapura untuk MRT dan 3 dolar Singapura untuk bus,” ungkapnya. ”Saya berterima kasih dan berjanji akan membayar semua kebaikan yang aku terima dari mereka di Indonesia,” pungkasnya. CouchSurfing Batam Di Batam, komunitas ini yang disebut CS Batam.

Sudah hampir setahun aktif melakukan gathering. Komunitas ini lebih memilih angkringan atau rumah makan khas Indonesia untuk berkumpul atau kopi darat. Anggota CouchSurfing akan senang hati membantu dan berbagi informasi seputar kota-kota yang akan dikunjungi.

”Dengan semangat kebersamaan, anggota berusaha menjaga komunitas ini berkembang di Batam. Jadi, apakah kamu menyebut dirimu backpacker, traveler, flash packer atau hitch hiker? Menjadi anggota CouchSurfing akan membantumu dalam berpetualang,” ucap Sabrina.*** (esont)

(Foto-foto : Koleksi Sabrina/CS Batam)

~ oleh esont pada Maret 18, 2011.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: