Sayatan yang Menyembuhkan

•Juni 29, 2015 • Tinggalkan sebuah Komentar
Bekam bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit. Hasan sedang membekam anak-anak.

Bekam bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit. Hasan sedang membekam anak-anak.

Bekam dipercaya bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti stroke, alergi, asma, diabetes, ginjal, dan sebagainya.
Yusuf Hidayat
Panggilan muadzin bagi umat Islam untuk salat Subuh dari masjid baru saja usai, Senin (23/6) lalu. Sumiati terbangun dan ingin bergegas ke kamar mandi untuk berwudu. Namun badan sebelah kirinya tiba-tiba terasa lemas dan tak bisa digerakkan. Bicaranya pun menjadi celat. Itu tidak seperti biasanya bagi perempuan yang lincah ini walaupun usianya sudah mencapai 53 tahun.

Akhirnya dia minta bantuan suaminya agar membopongnya ke kamar mandi untuk wudu. Hari itu ia tidak terlalu ambil pusing dengan sakitnya. Besoknya ketika ia dibopong ke kamar mandi, Sumiati terjatuh. Lututnya berdarah. “Badan saya terasa berat sekali saat itu, mungkin karena separuh badan lumpuh,” Sumiati menceritakan awal sakitnya dengan bicara yang tak celat lagi, Kamis (10/7).

Hari itu Sumiati mulai panik dengan sakitnya. Begitu juga suaminya. Hari itu juga ibu tiga anak itu segera dibawa ke dokter terdekat. Setelah diperiksa, dokter umum yang pertama menanganinya tahu kalau Sumiati kena stroke. Ia pun diberi obat dan diberi surat rujukan ke salah satu rumah sakit besar di Batam. Tak menunggu lama, Sumiati segera diantar ke rumah sakit rujukan dokter tersebut.

Lanjutkan membaca ‘Sayatan yang Menyembuhkan’

Aneka Bahaya dalam Minuman Bersoda

•Januari 17, 2015 • 2 Komentar
Minuman bersoda.

Minuman bersoda.

Kandungan pewarna dan pemanis pada minuman bersoda selain berpotensi memicu kanker, juga menyebabkan anak-anak berperilaku agresif dan sulit berkonsentrasi.

YUSUF HIDAYAT

Kita mungkin sering mendengar orang tua yang melarang anaknya meminum minuman bersoda (berkarbonasi), atau mungkin kita sendiri memasang rambu “Stop” untuk minuman bersoda bagi anak kita. Padahal minuman bersoda disukai anak-anak. Selain populer, minuman bersoda mudah ditemui di restoran cepat saji bahkan di warung-warung komplek.
Sebenarnya ada apa dengan minuman bersoda? “Kandungan utama minuman bersoda adalah CO2 yaitu gas,” kata dr Brian Gantoro SpGK di ruang praktiknya di Rumah Sakit Awal Bros, Batam, Kamis (18/12).

Saat diminum minuman bergas itu seperti dikocok-kocok, makanya minuman ini punya sensasi seperti meloncat-loncat di lidah. Di saat itulah kelarutan CO2-nya berkurang atau keluar dari cairan.

Lanjutkan membaca ‘Aneka Bahaya dalam Minuman Bersoda’

Setelah Beringin Pecah di Dalam Tubuh

•Agustus 16, 2014 • 3 Komentar
Stroke bisa menyerang tiba-tiba.

Stroke bisa menyerang tiba-tiba.

Stroke bisa menyerang siapa saja. Penyakit yang dulu identik dengan orang tua itu, kini juga menyeret anak-anak muda. Menjaga pola hidup sehat kunci utama terhindar dari stroke.

YUSUF HIDAYAT

Gerimis tak kunjung reda, Jumat pagi 29 November 2013 lalu. “Jonaceh … Ayu sudah nungguin nih..!” begitu bunyi alarm Samsung milik Poniman Sipahutar, membangunkan tuannya.

Jarum jam sudah menunjuk angka 06.30 WIB. Dengan rasa berat, Poniman, karyawan perusahaan swasta di Batam, harus bangun karena mesti mengantar buah hatinya, Gilbert, 7, berangkat sekolah. Setelah menyiapkan segala sesuatunya, Poniman segera membonceng Gilbert dengan sepeda motor menuju SDN 018 Sagulung.

Lima belas menit kemudian, Poniman sudah sampai lagi di rumahnya di Perumahan Citra Laguna, Tembesi, Blok C4/8, Sagulung. Pria 38 tahun itu langsung sarapan dan merebahkan badan lagi yang terasa masih letih, karena baru bisa istirahat pukul 03.00 WIB. Sekitar pukul 08.30 WIB Poniman harus bangun lagi karena harus mengantar anak keduanya, Kristin, 8,5, berangkat sekolah.

 

Lanjutkan membaca ‘Setelah Beringin Pecah di Dalam Tubuh’

Setelah Teori Langsung Praktik

•Oktober 27, 2013 • Tinggalkan sebuah Komentar

ImagePeserta pelatihan jurnalistik foto bersama Kepala Sekolah SIS Yaya Sutarya (tengah) dan narasumber M Iqbal dan Yusuf Hidayat, Kamis (17/10) di Gedung SIS di 20A Siglap Road, Singapura 455859.

Pelatihan Jurnalistik di Sekolah Indonesia Singapura
 
SINGAPURA (BP) – Sebanyak 80 pelajar Indonesia di Singapura mengikuti pelatihan jurnalistik di ruang serba guna Sekolah Indonesia Singapura (SIS) yang beralamat di 20A Siglap Road, Singapura 455859, Kamis (17/10).
Pelatihan yang diselenggarakan Komunitas Jurnalistik SIS kali ini mengundang dua jurnalis dari Harian Batam Pos, yakni Muhammad Iqbal dan Yusuf Hidayat.
Muhammad Iqbal memberikan materi cara menulis karya jurnalistik yang baik dan benar. Selain membeberkan rumus menulis menurut kaidah jurnalistik, Iqbal menekankan kepada peserta tentang pentingnya menghidupkan budaya menulis dan mendorong peserta rajin membaca buku.
“Kalau ingin jadi penulis yang handal, biasakan menulis mulai sekarang. Kunci sukses menulis itu ya menulis. Temanya bisa apa saja, yang mudah bagi kalian saja. Misalnya tentang kejadian hari ini, atau kisah perjalanan bersama keluarga,” ujar pria berkaca mata ini.

Lanjutkan membaca ‘Setelah Teori Langsung Praktik’

SSB Bermuda Ditahan Imbang SSB Griya Sagulung Permai

•April 9, 2013 • 1 Komentar

Image

Laga perdana kompetisi Grassroots Madani Premiere League (GMPL) U-14
2013 di Stadion Taruna Sakti Macdermott, Batuampar, Minggu (7/4), antara SSB Bermuda (hitam merah) melawan SSB Griya Sagulung Permai (hitam biru) dengan skor imbang 2 : 2 di Stadion Taruna Sakti McDermott, Batuampar, Minggu (7/4/2013). 

Laga Perdana Grassroots Madani Premiere League (GMPL) U-14 2013

BATUAMPAR  – Sekolah Sepak Bola (SSB) Bermuda ditahan imbang 2 : 2 oleh SSB Griya Sagulung Permai (GSP) dalam laga perdana kompetisi Grassroots Madani Premiere League (GMPL) U-14 2013 yang digelar di Stadion Taruna Sakti McDermott, Batuampar, Minggu (7/4/2013).

SBB Bermuda langsung bermain agresif. Tak sia-sia tekanan anak asuh Yulisman ini mampu menjebol gawang lawan di menit 8 lewat tendangan Ipul. Namun tak berselang lama, penyerang SSB GSP Candra Saputra mampu menyeimbangkan skor menjadi 1 : 1.

SSB GSP yang juga bermain agresif beberapa kali menggedor tiang gawang lawannya, sehingga tepuk tangan dan teriakan pendukung SSB GSP dari tribun riuh terdengar. Hingga di menit ke 22 skor berubah, umpan-umpan pendek anak didik Saiful ini berhasil menjebol gawang yang dijaga Ragil Afriansyah lagi.

Skor 2 : 1 bertahan hingga turun minum.

Lanjutkan membaca ‘SSB Bermuda Ditahan Imbang SSB Griya Sagulung Permai’

Keturunan Bawean Terima Bea Siswa Presiden Singapura

•Agustus 18, 2012 • Tinggalkan sebuah Komentar

Melayu Pertama selepas 44 tahun

Adil Hakeem teruskan pencapaian cemerlang sejak PSLE

Oleh: ERVINA MOHD JAMIL

Image

KEJAYAAN CEMERLANG: Encik Adil menerima Biasiswa Presiden daripada Presiden Tony Tan dalam satu majlis di Istana semalam- Foto KHALID BABA

SEORANG pelajar Melayu yang cemerlang di peringkat GCE ‘A’ meneruskan pencapaian istimewanya dengan dipilih sebagai antara lima penerima Biasiswa Presiden tahun ini.

Encik Adil Hakeem Mohamad Rafee, 19 tahun, bekas penuntut Maktab Rendah Raffles (RJC), menjadi anak Melayu kedua dalam sejarah Singapura menerima biasiswa unggul itu.

Kali terakhir seorang anak Melayu terpilih bagi menerima biasiswa ini adalah 44 tahun lalu.

Encik Adil, anak sulung keluarga dua beradik juga merupakan salah seorang penerima Biasiswa Suruhanjaya Perkhidmatan Awam (PSC) bulan lalu.

Biasiswa Presiden, anugerah terulung dalam bidang pendidikan negara, diperkenalkan pada 1964.

Ketika itu ia dikenali sebagai Biasiswa Yang di-Pertuan Negara tetapi ditukar namanya kepada Biasiswa Presiden pada 1966, menyusuli kemerdekaan Singapura.

Pelajar Melayu/Islam pertama yang pernah menerima Biasiswa Presiden adalah Encik Ismail Ibrahim pada 1968.

Beliau adalah abang Menteri Penerangan, Perhubungan dan  Kesenian, Dr Yaacob Ibrahim.

Dua pelajar Muslim lain juga pernah menerima Biasiswa Presiden itu.

Mereka adalah Encik Abdeen Aziz Tyebally pada 1971 dan Encik Mikail Kalimuddin pada 2005.

Ketika ditemui, Encik Adil mengaku beliau “tidak sangka berjaya menerima Biasiswa Presiden ini.”

“Dengan biasiswa ini, jangkaan orang ramai terhadap saya pastinya lebih tinggi tetapi saya berharap pencapaian saya dapat membanggakan masyarakat dan (saya dapat) berkhidmat bagi mereka,” ujarnya.

Encik Adil adalah antara lima pelajar tahun ini yang menerima biasiswa itu daripada Presiden Tony Tan Keng Yam dalam satu majlis di Istana, malam tadi.

Encik Adil kini tersenarai sebagai di antara sekitar 270 penerima Biasiswa Yang di-Pertuan Negara dan Biasiswa Presiden, termasuk Perdana Menteri Lee Hsien Loong, Timbalan Perdana Menteri Teo Chee Hean, dan Pemangku Menteri Pembangunan Masyarakat, Belia dan Sukan, Encik Chan Chun Sing.

Ditanya jika beliau bakal mengikut jejak langkah para menteri itu, Encik Adil berkata, beliau belum lagi memikirkan mengenainya namun yakin ingin berkhidmat dalam perkhidmatan awam.

“Kalau nak jadi menteri… ia bukan satu cita-cita tetapi perasaan tanggungjawab atau rasa ‘terpanggil’ untuk menjadi seorang menteri.

“Saya ingin membantu masyarakat dan dengan menyertai perkhidmatan awam saya dapat membantu mereka sebagai sebahagian pekerjaan saya dan bukan pada masa lapang sahaja,” kata anggota Perkhidmatan Negara (NS) sepenuh masa.

BERGAMBAR BERSAMA: Encik Adil Hakeem Mohamad Rafee (tiga dari kiri) bergambar bersama keluarganya dengan Presiden Tony Tan (empat dari kiri) dan isterinya di Istana kelmarin. Anggota keluarga Encik Adil terdiri daripada (dari kiri) bapa saudara, Encik Suhaimi Salleh; bapa, Encik Mohamad Rafee; ibu, Cik Zulinah Mooksan; nenek, Hajah Zainab Suratman; dan adik, Ariff Izzuddin  – Foto KHALID BABA

 

Encik Adil belum membuat keputusan berkenaan universiti pilihannya kerana beliau hanya akan melanjutkan pengajiannya tahun depan setelah berkhidmat dalam NS bersama Angkatan Bersenjata Singapura (SAF) selama setahun.

Namun beliau merancang menceburi jurusan undang-undang di Universiti Cambridge di Britain atau jurusan ekonomi dan politik di Universiti Yale di Amerika Syarikat.

Sebaik pulang ke Singapura, beliau akan menyelesaikan baki tempoh NS sebelum diikat bon enam tahun dengan perkhidmatan awam.

Anak pasangan pengurus dan pengurus kanan di sektor swasta itu juga menempa nama sebagai pelajar terbaik Peperiksaan Tamat Sekolah Rendah (PSLE) pada 2005 dan pelajar Melayu terbaik bagi peperiksaan Sijil Am Pelajaran (GCE) Peringkat ‘A’ tahun lalu.

Menyingkap antara faktor yang mendorong kejayaan Encik Adil itu, bapanya, Encik Mohamad Rafee Salleh, 51 tahun, memberitahu Berita Harian, ibu bapa memainkan peranan penting mengenalpasti kekuatan dan kelemahan setiap anaknya.

“Biasiswa (yang diraih Adil) ini jauh menjangkaui jangkaan kami tetapi kami bersyukur beliau dapat meraih pencapaian ini pada usia semudanya,” kata Encik Rafee.

Lanjutkan membaca ‘Keturunan Bawean Terima Bea Siswa Presiden Singapura’

Dari Satu Keluarga Jadi Satu Kampung

•Juni 22, 2012 • Tinggalkan sebuah Komentar

Image

Pelantar masuk ke Pulau Tanjung Dahan, Galang Baru, Selasa (22/5).

Kampung Boyan di Tanjung Dahan, Galang Baru

Kampung Boyan, kampung yang dihuni warga perantau asal pulau Bawean, tak hanya ada di Seipanas. Di kawasan hinterland, pulau Tanjung Dahan, di ujung Galang Baru, juga ada. Dari satu keluarga di tahun 1960, kini jadi satu kampung.

ABDUL HAMID, Galang

Percakapan dua perempuan kakak-adik Selasa (22/5) sore itu terdengar aneh. Di pinggir pantai pulau Tanjung Dahan, Galang Baru, mereka tidak berbicara dalam bahasa Melayu, bahasa yang biasanya digunakan warga hinterland, Batam. Namun, berbicara dalam bahasa Bawean, Jawa Timur.

Ramana la ekonee ka Tanjung Melagan,” kata sang kakak.

Lanjutkan membaca ‘Dari Satu Keluarga Jadi Satu Kampung’